Pelawak Yanto Stock on You yang terkenal dengan ciri khas rambut nyeleneh menghembuskan nafas terakhirnya bulan 16 Februari 2006. Jojon Center dan saya pribadi mengucapkan turut berduka cita kepada keluarga yang ditinggalkan. Semoga amal Yanto dalam menghibur kita selama ini mendapat balasan setimpal dari Tuhan. Dan keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran. Amien.
JC
Berikut sebuah tulisan tentang Yanto yang kami ambil dari situs Minggu Pagi.
Pelawak Kucir Kuda Yang Digemasi Wanita
Sumber: Minggu Pagi | 05 Pebruari 2003
PELAWAK Yanto Stock On You ternyata ‘bersaudara’ dengan Bolot. Tapi dua pelawak itu bukan sekandung. Bahkan tidak ada pertalian darah, lebih tepatnya mereka satu “dokter HTT” karena Yanto sekarang juga….kurang pendengaran.
Saat ditemui MP di Hotel Rose Yogya, Minggu lalu, Yanto berkali-kali mengungkapkan permintaan maafnya.
“Maaf ya, mas! Pendengaran saya agak kurang. Bisa agak lebih dekat lagi?” pintanya.
Di Yogya, Yanto sedang mengikuti syuting Dendam Nyi Pelet. Di sinetron tayangan Indosiar itu, ia memerankan tokoh Sontoloyo. Peran ini, juga….maaf, budeg? Enggak. Dan untungnya juga tidak ada hambatan setiap sutradara memberi aba-aba pada Yanto yang kalau bercakap harus dari jarak sekat itu.
Hijrahnya ke dunia sinetron merupakan pengembangan karir bapak enam anak (dua di antaranya meninggal) tersebut. Selama ini, Yanto dikenal sebagai pelawak berkucir kuda. Memang, joke-jokenya tidak istimewa, namun dengan penampilan nyleneh seperti itu, Yanto jadi beken.
Tentang rambutnya itu, pemilik nama asli Djanu Arianto ini mengaku tetap mempertahankan ciri khasnya itu.
“Sejak 1988, saya berpenampilan begini. Jadi sudah trade mark. Karena itu, tak ada keinginan saya mencukurnya.
Jika agak kepanjangan, saya potong sedikit,” tandas Yanto yang juga sering diminta jadi MC.
Rambut kucir kuda itu, banyak menghasilkan kenangan bagi Yanto. Ia pernah dijambak oleh seorang wanita, karena yang bersangkutan gemes. “Rambut ini bukan jimat, lho!” papar pria berusia 42 tahun itu.
Untuk membagi waktu kerjanya, Yanto menjadwal hari Senin hingga Jumat untuk syuting Dendam Nyi Pelet. “Sisanya untuk melawak,” ujarnya. n lat