Secara keseluruhan, audisi diikuti oleh 10 ribu orang di tujuh kota.
Bandung akhirnya menjadi tempat terakhir proses rangkaian Audisi Kampus Extravaganza. Audisi yang dilaksanakan pada Sabtu (23/6) di Universitas Parahyangan itu dipadati sekitar 1.500 peserta. Tapi, dari jumlah sebanyak itu pihak penyelenggara hanya memboyong delapan peserta saja ke Jakarta.
”Secara keseluruhan kami sangat puas dengan hasil audisi ini. Ternyata begitu banyak anak bangsa di pelosok daerah yang memiliki multitalenta luar biasa di bidang akting,” kata A Hadiansyah Lubis, head of Marketing Public Relations Trans TV kepada Republika di Jakarta.
Hadi menjelaskan, sejak malam sebelumnya, beberapa peserta audisi di Bandung di antaranya telah berdatangan dan menginap di lokasi. Para peserta yang mengikuti proses audisi ini, kata dia, tidak hanya berasal dari kota Kembang Bandung. ”Tetapi juga ada yang berasal dari luar daerah, seperti Lampung dan Majalengka. Bahkan, ada pula peserta yang datang dengan naik sepeda dari Cirebon,” kata dia bercerita.
Disebutkan, dalam proses audisi hari pertama pihaknya berhasil meloloskan 54 orang. Kemudian, setelah diuji kembali pada hari kedua audisi, Ahad (24/6), peserta yang terjaring hanya ada delapan orang saja. Untuk proses audisi ini, pihak juri di antaranya dihuni oleh bintang-bintang Extravaganza seperti Ronal Surapradja dan Indra Birowo. Kemudian ada juga bintang tamu juri, Ria Irawan.
Setelah melalui proses panjang, didapatlah delapan orang peserta berbakat yang akan mewakili kota Bandung. Mereka adalah Indra Permana, Ananda Rusdiana, Novie, Achie, Nida Yunika, Amayadori, Tuti Ari Santi, dan Bobby Maulana.
Hadi juga menjelaskan kehebohan proses audisi di Bandung dapat disaksikan melalui program Kampus Extravaganza yang tayang setiap Senin sampai Kamis, mulai 2 Juli mendatang pukul 16.30 WIB. Sedangkan untuk program Pentas Kampus Extravaganza (eliminasi), para pemirsa dapat menyaksikannya pada Jumat, mulai 6 Juli 2007 pada pukul 18.00 WIB.
10 ribu peserta
Sementara itu, secara keseluruhan program reality show ini, kata Hadi, telah diikuti oleh 10 ribu peserta yang tersebar di tujuh kota. Untuk kota Jakarta, proses audisi berhasil menjaring delapan peserta. Sedangkan Surabaya sebanyak 10 orang, Makassar (8 orang), Semarang (8 orang), Banjarmasin (9 orang), Yogya (9 orang), dan Bandung (8 orang).
Hadi mengaku sejak ditayangkan di layar Trans TV Mei lalu, tontonan ini memang belum mampu menembus urutan sepuluh program terbaik di stasiun TV ni. Namun demikian secara keseluruhan, pihaknya tetap puas dengan hasil talent yang terpilih dari proses audisi di tujuh kota. ”Para peserta yang lolos ini tidak hanya memiliki kemampuan terbatas, tetapi mereka mempunyai beragam kemampuan untuk dapat menghibur,” ujarnya.
Para peserta yang lolos seleksi di tujuh kota ini, lanjut dia, masih akan melewati lagi proses persaingan. Namun, bagi para peserta ini pihak Trans TV telah menjamin bahwa mereka semua akan tertampung untuk mengisi peran di program Extravaganza yang sudah tayang.
Soalnya, secara konsep, program ini memang disajikan berbeda dengan acara reality show yang ada di stasiun TV swasta lain. ”Di sini buat yang telah lolos sudah memiliki schedulle untuk turut tampil bersama bintang Extravagaza lainnya.” akb ( )