Posts Tagged ‘api’

Kosan, Rebut Mustika API 2

Monday, October 3rd, 2005

Sumber: KCM | Senin, 03 Oktober 2005

Jakarta, KCM

“Gren pinal” Audisi Pelawak TPI (API) 2 usai sudah digelar. Grup lawak asal Jakarta, Kosan (Komedi Santai), memboyong Mustika API 2 setelah berhasil mengumpulkan simpati penonton lewat polling SMS, pada ajang API 2, yang berlangsung di Teater Tanah Airku, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Minggu (2/10) malam.

Kelompok yang diawaki Kudil, Mamay, Ipin dan Rifki ini, berhasil mengumpulkan 32,65 persen suara, mengungguli pesaing terberatnya, Nyanyah (Medan), dan Demimor (Jakarta), yang harus puas di urutan dua dan tiga.

Atas kemenangan itu, Kosan berhak atas hadiah berupa uang sebesar Rp150 juta, sedangkan Nyanyah dan Demimor, masing-masing sebesar Rp125 juta dan Rp100 juta.

Kehadiran Kudil, menjadi semacam magnet bagi kelompok Kosan. Ia mampu mencuri perhatian lantaran gaya bicara dan lawakannya yang mengingatkan pada sosok pelawak Komeng. Dan, ternyata Kudil memang pernah menjadi pemenang juara satu lomba lawak mirip Komeng yang diadakan sebuah stasiun radio.

Tapi bukan berarti kemampuan lawak grup ini tak semata-mata karena Kudil, tiga rekan lainnya pun mampu membuka ruang bagi Kudil untuk tampil lebih greget.

Jika di grup Kosan punya Kudil yang jadi bintang, maka Nyanyah, grup asal Pekanbaru yang mewakili kota Medan, justru punya Fahmi. Sosoknya yang (maaf) mungil dengan lawakannya yang cerdas membuat penonton meliriknya.

Sementara itu, Demimor, menjadi grup lawak perempuan yang berhasil mendapat kursi di tiga besar. Setelah sebelumnya, mengungguli grup lawak perempuan asal Jakarta lainnya, Koreo.

Mei lalu, saat digelar API 1, grup lawak asal Bandung, SOS, berhasil menempatkan dirinya menjadi jawara di ajang API 1. Tiga personelnya, Ogi, Sule, dan Oni pun berhak meraih uang Rp125 juta dan kontrak kerja dengan TPI selama tiga tahun.

Penulis: Eh

Kualitas API 2 Masih di Bawah API 1

Wednesday, September 28th, 2005

Sumber: KCM | Rabu, 28 September 2005

Jakarta, Warkot

Mimpi Demimor masuk ke babak Gren Pinal API 2 akhirnya kesampaian. Grup lawak cewek yang terdiri dari Aida (21), Lina (18) dan Putri (20), tidak disangka-sangka bisa mematahkan dominasi pelawak pria.

Di Gren Pinal tanggal 2 Oktober mendatang, Demimor akan bersaing dengan tiga grup lainnya, yakni, Kosan (Jakarta), Nyanyah (Medan), dan Jamal (Medan).

“Kita sengaja meloloskan keempat grup itu, maksudnya supaya acara gren pinal nanti benar-benar heboh. Kebetulan kemampuan lawaknya dan pengumpulan SMS-nya hanya beda-beda tipis,” ujar Nala Rinaldo, Production Division Head TPI, Senin (26/9).

Diakui Nala, dalam kontes empat besar API 2, Minggu (25/9) lalu, tidak ada grup lawak yang digosongkan alias didepak keluar arena kompetisi. Tapi, berdasarkan angka polling SMS, grup Jamal berada di peringkat paling bawah. Di atasnya, Demimor, lalu Nyanyah, dan tertinggi Kosan.

“Kami akui pula bahwa secara kualitas, peserta API 2 masih berada di bawah API 1. Mungkin karena waktu penyelenggaraan terlalu mepet sehingga belum tersedia bibit-bibit unggul. Tapi, bagaimana pun, grup-grup yang ikut API 2 cukup bagus dan tidak mengecewakan,” ujar Nala.

Setiap peserta yang lolos menyatakan sangat senang dan surprise bisa masuk babak gren pinal. Mereka bertekad akan bertarung habis-habisan dalam kesempatan tersebut.

“Kami akan mempersiapkan diri sebaik-baiknya. Doain supaya kami nanti bisa menjadi juara lawak cewek yang pertama,” ujar Aida “Demimor”.

Menjawab pertanyaan, Nala optimis acara Gren Pinal API 2 akan menjadi acara unggulan TPI, meskipun diakui sulit bisa menyamai rating acara Gren Pinal API 1 yang mencapai 13,8 persen atau sama dengan acara Grand Final KDI.

“Kami akan membuat acara Gren Pinal API 2 benar-benar heboh, dengan menampilkan pesta besar ala oriental,” ujar Nala. Acara gren pinal itu akan dilaksanakan di Teater Tanah Airku, TMII, Minggu (2/10).

Disamping itu, acara gren pinal tersebut akan dimeriahkan oleh pelawak beken seperti Komeng, Eko Patrio, Ulfa, Narji, dan Ucok Baba.

Untuk juara pertama API 2, TPI akan menyediakan hadiah sebesar Rp 150 juta, juara kedua Rp 125 juta, dan juara ketiga Rp 100 juta. (hes)

API Ditonton Bupati

Wednesday, May 25th, 2005

Sumber: KCM | Rabu, 25 Mei 2005

Jakarta, Warta Kota

Pentas Kembang API, Minggu (22/5), malam lalu, grup lawak SOS, mendapat kehormatan ditonton oleh Bupati Subang, Eep.

Namun, bukan lantaran itu SOS bisa menduduki posisi lebih tinggi dari grup Bajaj dan Limau dalam pengumpulan SMS API. “Kami pikir, masyarakat cukup obyektif memilih grup lawak yang disukainya,” tutur personel SOS, Sule, usai penampilannya di Kembang API.

Menurut dia kehadiran bupati yang mendukung SOS itu tanpa disangka-sangka. Pasalnya, beberapa waktu lalu ketika SOS tampil di Subang dan berkunjung ke rumah Bupati Subang. “Tapi waktu sowan, Pak Bupati tidak ada,” kata Sule lagi.

Ia menambahkan ketika SOS masuk empat besar di Kembang API, orang suruhan Bupati menelpon SOS dan meminta tiket API. “Bupati ingin nonton API,” ujarnya.

Grup Bajaj juga tidak mau ketinggalan. Grup asal Jakarta itu mengundang Bupati Magetan, Jawa Timur, Saleh, untuk menonton Bajaj di Gren Pinal API, Minggu (29/5). Grup Bajaj memang terbentuk di Jakarta. Namun, Isa, seorang personelnya berasal dari Magetan. “Ibu dan bapak saya tinggal di Magetan, saya ke Jakarta hanya karena sekolah,” tutur Isa yang “merekrut” dua temannya, Melky dan Aden, mendaftar API.

“Beberapa hari lalu Bajaj promosi dan silaturahmi ke Magetan, sekalian mengunjungi orangtua di sana. Mudah-mudahan orang-orang Magetan bisa mendukung kami,” kata Isa. “Di sana, kami sempat bertemu dengan Bupati Magetan, Saleh, rencananya, Gren Pinal API, akan datang ke Jakarta dan nonton API,” katanya lagi.

Grup Bajaj asal Jakarta berharap penampilannya di Gren Pinal bisa menyedot perhatian penonton. Tiga personelnya, Aden, Melky, dan Isa, juga berharap penonton yang semula mengirimkan SMS ke grup Ngelantur yang “gosong” pada Minggu (22/5), bisa beralih memilih Bajaj.

“Bajaj akan berusaha tampil maksimal dan terima kasih kepada semua yang sudah mendukung Bajaj,” tutur Melky.

Saat ini grup lawak API yang tersisa tinggal tiga kelompok, yakni SOS, Bajaj, dan Limau. Ketiganya berhak mengikuti babak puncak API di Gren Pinal API untuk memperebutkan hadiah juara pertama uang Rp 125 juta (bukan Rp 150 juta seperti ditulis Warta Kota, Senin 23/5-Red), juara kedua Rp 100 juta, dan juara ketiga Rp 75 juta. (tan)